Fungsi Web Proxy
Caching
Dapat menyimpan web konten sementara dari internet ke storage mikrotik, dengan begitu jika ada client request konten yang sama dan tersimpan, akan di kirimkan kembali ke client tanpa perlu request langsung kembali ke internet. Hasilnya bisa menghemat bandwidth.
Web Content Filtering
Web proxy mampu melakukan pengecekan terhadap konten yang keluar masuk, sehingga dapat membatasi akses konten-konten yang tidak diharapkan di akses oleh client.
Dari penjelasan di atas, kita akan memanfaatkan fitur web proxy dengan perangkat mikrotik. Untuk diperhatikan implementasi web proxy membutuhkan resource hardware yang besar, dari spesifikasi CPU, RAM dan kapasitas storage.
Setting Transparent Web Proxy
Kalau setting satu-satu pada browser komputer client mungkin Anda akan merasa lelah. Disini kita akan menjadikan mikrotik sebagai Transparent Proxy. Hasilnya setiap request dari client akan dipaksakan/dialihkan ke port web proxy. Fungsi NAT akan kita gunakan untuk menjadikan mikrotik sebagai Transparent Proxy.
Block Website/File Download Dengan Web Proxy MikroTik
1. Masuk ke Menu IP >> Web Proxy >> tab General >> Access >> Klik Add [+]Pilih optsi pada Action : deny untuk blocking URL website yang mengandung kata"*DETIK.COM"
maka situs yang kita blok tidak bisa dibuka.
Block File Download/Ektension
Selain block berdasatkan domain, dapat juga block aktifitas download berdasarkan file extension menggunakan web proxy mikrotik. Jadi beberapa ektension file misalnya .exe .iso. zip dll tidak diperbolehkan di download oleh client. Yang digunakan untuk block file ektension menggunakan parameter pada deskripsi "Path:"
Dengan rules seperti diatas, client tidak diperbolehkan download file yang berekstensi.MP3

Tidak ada komentar:
Posting Komentar